
||LiputanKasus.com – Di Hari Raya Idul Adha, 27-Mei-2026/ 1447 H,
Pimpinan Media LiputanKasus.com Korban dua Kambing, dan tahun kemarin beliau Korban satu Sapi, bagi umat Islam di seluruh dunia sudah rutinitas Berkorban hewan ada Unta, ada yang kerbau, ada juga Sapi, dan Kambing, dihari inilah umat Islam menyembelih hewan Korban dan dibagikan kepada Masyarakat.
“Harapan Pimpinan Media LiputanKasus.com, Saudara Samsul Arifin alias Gud Gud, semoga di tahun akan datang diberikan kelancaran Rezeki dan bisa berkorban sapi juga kambing Aamiin, dan beliau berterima kasih kepada rekan rekan dari media lain yang mendukung, ujarnya
Idul Adha, orang Jawa sering menyebutnya “Riyoyo Kurban”.
Namun hakikat dari riyoyo kurban bukan hanya menyembelih sapi atau kambing. Hakikat kurban yang sesungguhnya adalah menyembelih sifat hewani yang ada di dalam diri manusia.
Karena setiap manusia memiliki hawa nafsu dan sifat-sifat hewan di dalam dirinya.
Itulah yang seharusnya disembelih — sifat angkara murka, egois, ingin menang sendiri, tamak, rakus, iri hati, dan panasnya emosi yang sering menguasai hati serta pikiran.
Ketika manusia mampu menyembelih sifat-sifat buruk itu, maka hidup akan dipenuhi welas asih, ketenangan, dan kebijaksanaan.
Hati menjadi lembut, pikiran menjadi jernih, dan langkah kehidupan terasa lebih damai.
Kurban bukan hanya tentang darah hewan yang mengalir, tetapi tentang bagaimana manusia belajar mengalahkan nafsunya sendiri.
Karena musuh terbesar manusia terkadang bukan orang lain, melainkan dirinya sendiri.
Dengan membersihkan hati dan menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri, hidup akan lebih bahagia, penuh keberkahan, dan insyaAllah diberikan keselamatan serta kebahagiaan dunia maupun akhirat.
( Gus, Daeng )







