
Pasuruan||LiputanKasus.com – Arogansi sejumlah oknum anggota perguruan sebelah,terhadap dua orang anggota perguruan pencak silat Pagar Nusa pada hari Minggu (29/6/2025) dini hari sekitar pukul 01.00Wib.
Diketahui Perguruan sebelah, sedang menggelar pengesahan di Banyubiru Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan pada hari Sabtu (28/6/2025) malam, setelah acara pengesahan tersebut, beberapa anggota perguruan sebelah melakukan konvoi dengan dikawal oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polres Kota Pasuruan.
Korban IM dan SR sepulang latihan di halaman Madin di Dusun Kebruan, hendak berkunjung kerumah temannya di wilayah Kelurahan Gratitunon Kecamatan Grati dan berpapasan dengan ratusan anggota perguruan sebelah yang berkonvoi.
Rombongan konvoi perguruan sebelah melihat IM dan SR yang menggunakan seragam perguruan silat Pagar Nusa, berhenti mendadak dan menyerang atau mengeroyok IM dan SR anggota perguruan pencak silat Pagar Nusa.
Setelah kejadian pengeroyokan yang dialami, IM dan SR melakukan laporan ke Kantor Kepolisian Sektor Grati dengan terbitnya Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Masyarakat (STTLPM) Nomor: STTLP/44/VI/2025/SPKT/POLSEK GRATI/POLRES PASURUAN KOTA/POLDA JAWA TIMUR.
Gus Nardi Guru Pagar nusa yang punya padepokan singo Joyo yang Bertempat tinggal Desa, kambingan kecamatan, Grati memberikan komentar, kepada awak media LiputanKasus.com – menyatakan, “Sangat disayangkan kenapa bisa terjadi pengeroyokan, yang dimana konvoi anggota perguruan sebelah, tersebut dikawal oleh Aparat Penegak Hukum (APH) anggota Polres Pasuruan Kota,
Keamanan anggota kepolisian yang mengawal konvoi Anggota Perguruan sebelah, tersebut disaat terjadinya pengeroyokan, dibiarkan terjadi atau memang takut untuk melakukan tindakan ujarnya
“Harapan Gus Nardi minta antar perguruan silat yang ada di kabupaten Pasuruan saling kompak dan rukun saling bersinergi jangan ada permusuhan karena kita semua saudara ucap nya,
“Hingga berita ditayangkan, upaya media mengkonfirmasi Kapolsek Grati dan Kasat Reskrim Polres kota Pasuruan belum mendapat jawaban. pungkasnya
Jurnalis: Biro Daeng







