Uncategorized

Satresnarkoba Polresta Malang Kota Diduga Jadi Ajang “Permainan” Kasus Narkoba, Kapolresta Diminta Tegas

Malang||Liputankasus.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Malang Kota kembali diterpa kabar kurang sedap terkait dugaan tangkap lepas penyalahguna narkoba.

Kali ini Satresnarkoba Polresta Malang Kota diduga telah melakukan tangkap lepas penyalahguna narkoba inisial HS Warga Sumber Kradenan, Pakis.

HS menurut informasi diamankan Satresnarkoba Polresta Malang Kota pada Minggu 4 Oktober 2025.

Namun, pada Selasa 6 Oktober 2025, HS telah dipulangkan oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota dengan adanya dugaan uang tebusan senilai Rp 30 Juta.

Dugaan proses tangkap lepas HS itu diperantarai oleh seseorang yang bernama Andri melalui nomor 0815-5989-xxxx yang mengaku dari pihak Polresta Malang Kota.

Tentu saja kabar tangkap lepas kasus penyalahguna narkoba itu jika benar terjadi akan sangat mencoreng institusi kepolisian khususnya Polresta Malang Kota.

Dimana praktik-praktik memalukan seperti itu seharusnya tidak dilakukan oleh oknum-oknum nakal untuk mencari keuntungan pribadi dari kasus penyalahguna narkoba.

Apalagi dengan sikap Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Zaki yang diduga sengaja memblokir nomor wartawan untuk menghindari konfirmasi yang dilakukan oleh wartawan, tentu saja sangat mencoreng citra kepolisian dalam hal transparansi, dan terkesan menutupi kasus dugaan tangkap lepas kasus penyalahguna narkoba yang sedang menjadi buah bibir masyarakat.

Pemblokiran nomor telepon oleh Kompol Zaki juga sangat menciderai kerjasama dalam hal pemberitaan antara kepolisian dengan rekan media yang berusaha menyajikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono diminta untuk segera melakukan tindakan tegas jika kabar terkait dugaan tangkap lepas kasus penyalahguna narkoba di Satresnarkoba Polresta Malang Kota itu benar adanya.

Sementara itu, Yudi, Humas Polresta Malang Kota ketika dimintai tanggapan kebenaran informasi terkait dugaan tangkap lepas kasus penyalahguna narkoba mengatakan bahwa pihaknya sedang mengikuti zoom meeting.

“Masih zoom anev mas,” jawab Yudi, melalui pesan WhatsApp, Senin (20/10/2025).(Bersambung)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button