Sinergi Menjaga Bali — Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han.: Profesionalisme SATPAM Kunci Keamanan Bersama

Bali – Dalam Musyawarah Daerah ke-III BPD ABUJAPI Bali yang dibuka resmi oleh Kapolda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Bali, menegaskan bahwa keamanan Pulau Dewata bukan tanggung jawab Polri semata, melainkan tugas bersama — termasuk Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan Satuan Pengamanan (SATPAM).

SATPAM: Wajah Pertama Keamanan

“SATPAM adalah orang pertama yang ditemui warga maupun wisatawan. Sikap, kedisiplinan, dan pelayanan mereka menjadi cermin keamanan dan keramahan Bali. Maka profesionalisme bukan pilihan, melainkan keharusan.”

Kehadiran SATPAM di hotel, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, perbankan, hingga fasilitas publik menempatkan mereka di posisi paling depan. Mereka tidak sekadar menjaga gedung, melainkan ikut menjaga rasa aman dan citra Bali di mata dunia.

Sinergi yang Nyata

Dirbinmas Polda Bali menggarisbawahi hal-hal mendasar:

– Keamanan Bali harus memadukan profesionalisme dengan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap adat dan budaya

– Desa Adat, Pecalang, SATPAM, BUJP, dan masyarakat — semua memiliki peran masing-masing

– Sinergi tidak boleh sekadar seremonial, melainkan nyata dalam pembinaan, pelatihan, dan penyelesaian masalah bersama

– Integritas, etika, dan kompetensi harus terus ditingkatkan agar SATPAM mampu mencegah, mendeteksi, dan merespons secara cepat

Menjaga Bali Bersama

“Menjaga keamanan Bali berarti menjaga kehidupan masyarakat, menjaga ekonomi, menjaga pariwisata, dan menjaga kepercayaan dunia. Polri tidak bisa bekerja sendiri. ABUJAPI, BUJP, SATPAM, Pecalang, dan seluruh elemen masyarakat — kita satu barisan.”

Dengan semangat kebersamaan, Bali akan tetap aman, nyaman, harmonis, dan tetap menjadi destinasi yang dipercaya oleh siapa saja.

Pewarta: Jaya

↑
Exit mobile version