Minta Maaf Selesai – Publik Desak Tuntas Dugaan Rentenir Yang Coreng Nama Polisi Jatim

Gresik || Liputankasus.com — Seorang pria yang diduga sebagai rentenir dengan kedok koperasi di wilayah kecamatan cerme menjadi sorotan publik. Ia viralSeorang usai diduga mencoreng nama baik institusi Kepolisian Jawa Timur. Namun alih-alih diproses hukum, ia justru muncul dalam sebuah video klarifikasi berisi permintaan maaf dan kini disebut “aman-aman saja”.


‎Dalam video yang beredar, yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait pernyataannya yang diduga menyeret nama institusi kepolisian dalam praktik wawancara dengan seorang jurnalis.Ia mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

‎Namun, munculnya video klarifikasi tersebut justru memicu tanda tanya besar di masyarakat.Alih-alih ada proses hukum, pelaku diduga bebas beraktivitas seperti biasa dan anehnya vidio saat klarifikasi itu berada di wilayah polisi sektor ( Polsek ) cerme.

‎Ini preseden buruk. Kalau cukup minta maaf lewat video lalu selesai, lalu bagaimana dengan korban yang sudah terjerat bunga mencekik? Bagaimana dengan marwah institusi yang sudah dicoreng?” ujar anggota PJGB(persatuan jurnalis Gresik bersatu) kepada Liputankasus.com,Sabtu.25/07/2026

‎Sebelumnya, yang bersangkutan diduga menjalankan praktik rentenir berkedok koperasi dengan bunga tinggi dan metode penagihan yang meresahkan. Dalam beberapa kesempatan, ia juga diduga menyebut adanya “backing” dari oknum aparat untuk melancarkan aksinya.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah laporan terkait kasus ini sudah ditangani secara serius oleh pihak berwenang. Publik mendesak Polres Gresik dan Polda Jawa Timur untuk mengusut tuntas, tidak hanya berhenti di video permintaan maaf.

Biro: Suwari

Exit mobile version