Lestari Warisan Leluhur Dusun Gmining Gresik Gelar Sedekah Bumi Dengan Kirab Gunungan Dan Kereta Naga

Gresik ||LiputanKasus.com – Tradisi Sedekah Bumi Dusun Gumining, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, berlangsung meriah dan khidmat pada Jumat Kliwon, 25 September 2026.

Rangkaian acara diawali pada Kamis malam dengan ritual kirim doa kepada para leluhur. Warga bersama Ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat menggelar doa bersama dan istighosah sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan kepada pendahulu desa.

Puncak acara digelar pada Jumat pagi dengan Kirab Gunungan. Setiap RT menampilkan kreasi gunungan hasil bumi yang berbeda-beda. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah gunungan dari warga RT 04 RW 01 yang diarak menggunakan kereta naga yang sangat unik dan kreatif. Kirab semakin semarak dengan iringan berbagai tarian kreasi dari warga setempat.

Ketua Panitia Sedekah Bumi, Muhammad Zainal Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi Jawa warisan leluhur yang wajib dilestarikan.
“Sedekah Bumi ini adalah budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan. Ini merupakan bentuk rasa syukur kita ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan nikmat yang diberikan, terutama karena panen raya kemarin warga Gumining hasilnya cukup melimpah,” ujar Muhammad Zainal Arif.
Selain kirab budaya, panitia juga menghadirkan hiburan rakyat berupa pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Sasmito Aji dari Mojokerto, yang diiringi musik campursari Kembange Jagad.

Rangkaian Sedekah Bumi Dusun Gumining akan ditutup pada hari Sabtu dengan Pengajian Umum yang akan menghadirkan pendakwah KH. Muhammad Izzul Kafie, S.Pd. atau Gus Izzul dari Mojokerto.

Acara ini diharapkan dapat mempererat kerukunan warga sekaligus menjadi pengingat untuk terus bersyukur dan menjaga tradisi gotong royong.

( Biro: Suwari )

↑
Exit mobile version